tidak perduli seberapa sering kita tertawa bersama,
selalu ada wanita yang membuatmu mengalihkan pandanganmu.
mereka,
wanita yang kemudian kamu tinggalkan.
Tapi aku tau,
pada akhirnya hanya aku yang akan membuatmu nyaman dan terus kembali.
ya,
cuma aku yang kamu perlakukan dengan khusus.
kamu memberi mereka bunga, tapi aku diberi buku.
kamu membawa mereka ke pantai, tapi aku ditemani ke rumah sakit.
kamu mengatakan betapa indah mata mereka, tapi aku kau ceritakan mimpimu.
mereka pasti iri setengah mati kalau tau seberapa besar perhatianmu untukku.
mungkin malah ingin bertukar tempat denganku.
aku sempat berpikir,
aku ingin menjadi salah satu wanita yang dapat mengalihkan pandanganmu,
wanita yang tidak lama kemudian akan kamu tinggalkan,
asalkan kamu mau melihatku sebagai seorang wanita.
Sekali saja,
lihat aku sebagai wanita yang bisa kamu jadikan pasangan.
ayolah..
berhenti menganggapku sebagai orang yang harus diperlakukan dengan baik,
yang harus mendapat pasangan baik-baik,
hanya karena kamu menganggapku sebagai teman baik..
Kamis, 10 Februari 2011
sendirian
bagiku,
kesepian adalah malam setelah kamu mengantarku pulang.
ketidakadaan kamu untuk menemani berbincang.
kamu hilang.
tidak ada wajahmu yang bisa kupandang.
tidak ada tanganmu yang bisa kupegang.
seberapa banyak lagi diam yang harus kutelan?
terus memandangimu dengan hati berdetak sendirian,
jarak kita hanya satu lompatan!
tapi kenapa kamu terasa jauh dari jangkauan?!
kamu tau bagaimana mengerikannya rasa kesepian?
aku beritau,
rasanya membuatmu seperti tidak pernah lagi ingin sendirian.
paling tidak, ada teman yang melihatmu kesakitan.
kesepian adalah malam setelah kamu mengantarku pulang.
ketidakadaan kamu untuk menemani berbincang.
kamu hilang.
tidak ada wajahmu yang bisa kupandang.
tidak ada tanganmu yang bisa kupegang.
seberapa banyak lagi diam yang harus kutelan?
terus memandangimu dengan hati berdetak sendirian,
jarak kita hanya satu lompatan!
tapi kenapa kamu terasa jauh dari jangkauan?!
kamu tau bagaimana mengerikannya rasa kesepian?
aku beritau,
rasanya membuatmu seperti tidak pernah lagi ingin sendirian.
paling tidak, ada teman yang melihatmu kesakitan.

